Laju nilai tukar rupiah selesai menguat pada perdagangan hari ke-2, Kamis (16/3/2017).

Rupiah Ditutup Menguat Hari Kedua

Rupiah ditutup menguat 0, 13% atau juga 17 poin ke Rp13. 347 per dolar AS sesudah diperdagangkan di kisaran Rp13. 313 – Rp13. 355 per dolar AS.

Pagi tadi, rupiah di buka dengan penguatan 0, 36% atau juga 48 poin ke 13. 316 per dolar AS berdasarkan data kurs dollar bca.

Mengenai pada perdagangan Rabu (15/3), rupiah ditutup menguat tidak tebal 0, 04% atau juga 6 poin di posisi 13. 364 per dolar AS.

Berlanjutnya penguatan rupiah pada perdagangan hari ini ditopang oleh pelemahan dolar AS.

Indeks dolar AS yang mengukur gerakan mata uang dolar pada mata uang paling utama yang lain terpantau turun 0, 05% atau juga 0, 050 poin ke posisi 100, 690 pada jam 16. 23 WIB sesudah tempo hari ditutup melemah tajam 0, 94% atau juga 0, 960 poin di 100, 740.

Indeks dolar AS selalu melaju negatif pada perdagangan hari ini sesudah Federal Reserve menambah suku bunga referensinya tetapi menyaratkan akan tidak mempercepat laju pengetatan selanjutnya.

The Fed menambah suku bunga referensinya sebesar 25 basis poin ke kisaran 0, 75%-1%. Tetapi bank sentral AS itu menyebutkan cuma bakal lakukan kenaikan selanjutnya dengan cara bertahap.

Beberapa pembuat kebijakan juga bertahan dengan pandangan mereka atas dua kenaikan selanjutnya th. ini dan juga tiga kenaikan pada 2018, sesaat banyak yang mengharapkan atas rentetan gerakan yang lebih cepat.

Minimnya panduan hawkish yang pasti dari The Fed bisa mengakibatkan dolar diperdagangkan lemah sepanjang sebulan ke depan, seperti diambil dari http://kursdollar.co.id.

Penguatan rupiah pada perdagangan hari ini searah dengan penguatan sebagian besar mata uang yang lain di Asia, salah satunya won Korea Selatan yang memimpin penguatan dengan 1, 02%, dolar Taiwan sebesar 0, 46%, dan juga rupee India yang naik 0, 38%.